Freeport Tekankan Etika Bisnis Dukung Produksi Berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menegaskan bahwa perusahaan menjadikan etika bisnis sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional, bukan sekadar mematuhi peraturan perundang-undangan. Menurut Tony, kepatuhan terhadap aturan belum cukup karena perusahaan harus memastikan setiap keputusan didasarkan pada prinsip yang benar, meski tanpa pengawasan langsung. Komitmen tersebut terlihat saat Freeport menghentikan operasional smelter akibat kerusakan fasilitas penangkap gas sulfur dioksida (SO₂). Penghentian operasi dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan, bukan semata-mata demi pemenuhan regulasi. Tony menegaskan langkah itu diambil karena perusahaan meyakini itu merupakan tindakan yang benar. Tony menambahkan bahwa penerapan etika bisnis sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan untuk menjalankan kegiatan pertambangan secara aman dan berkelanjutan. Tujuannya adalah mencapai produksi yang aman dan lestari.","tags":["etika bisnis","freeport indonesia","lingkungan","pertambangan","produksi berkelanjutan"]
Bagikan
Berita terkait
RUU Ketenagakerjaan Perlu Perluas Kesempatan Kerja
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 12.23
Cara Mudah Bersihkan Nama dari SLIK OJK dan BI Checking
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 12.20
Kredit Kaltim tumbuh 22,8 persen bukti bisnis masih bergantung bank
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 12.18
Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Usai Sinyal Kesepakatan AS-Iran
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.02