Freeport Tekankan Etika Bisnis Dukung Produksi Berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menegaskan bahwa perusahaan menjadikan etika bisnis sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional, bukan sekadar mematuhi peraturan perundang-undangan. Menurut Tony, kepatuhan terhadap aturan belum cukup karena perusahaan harus memastikan setiap keputusan didasarkan pada prinsip yang benar, meski tanpa pengawasan langsung. Komitmen tersebut terlihat saat Freeport menghentikan operasional smelter akibat kerusakan fasilitas penangkap gas sulfur dioksida (SO₂). Penghentian operasi dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan, bukan semata-mata demi pemenuhan regulasi. Tony menegaskan langkah itu diambil karena perusahaan meyakini itu merupakan tindakan yang benar. Tony menambahkan bahwa penerapan etika bisnis sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan untuk menjalankan kegiatan pertambangan secara aman dan berkelanjutan. Tujuannya adalah mencapai produksi yang aman dan lestari.","tags":["etika bisnis","freeport indonesia","lingkungan","pertambangan","produksi berkelanjutan"]
Bagikan
Berita terkait
Kemenhub Periksa Fasilitas Bandara hingga Operasional Penerbangan Setelah Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.07
Layanan Listrik-BBM di NTT Ditargetkan Normal dalam Sepekan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.00
Bandung Kembali Jadi Panggung Panjat Tebing Dunia
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 22.00
Menteri PU Ungkap Kondisi Jembatan di NTT Usai Terkena Gempa M 7,7
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 21.45