Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Usai Sinyal Kesepakatan AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia turun pada perdagangan Jumat (26/9) menyusul sinyal potensi kesepakatan antara AS dan Iran untuk membuka kembali rute pengiriman energi. Harga WTI turun 2,3% menjadi USD 92,41 per barel, sementara Brent turun 2,1% menjadi USD 104,32 per barel. Kesepakatan ini mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Teheran dan pencabutan blokade pelabuhan Iran oleh Washington.
Meski harga turun, pasar fisik menunjukkan tanda-tanda pengetatan pasokan jangka pendek, terlihat dari pola backwardation pada Brent dan premi tinggi di pusat penyimpanan Cushing, AS. Kondisi ini diperparah oleh gangguan pasokan di Eropa akibat penutupan pipa Arab Saudi. Selain itu, ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi dengan adanya serangan rudal Houthi dan risiko pengiriman di Selat Hormuz, serta spekulasi mengenai potensi larangan ekspor solar oleh pemerintah AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 06.35
Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8% Usai AS-Iran Bertemu
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.56
Rupiah Bangkit ke Rp17.903 per Dolar AS Jumat Sore
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 12.45
Subsidi BBM Cs Ditata Ulang, Ketua Komisi XI DPR Beberkan Urgensinya
Berita terkait
Harga Minyak Mentah RI Agustus 2026 Naik Jadi USD 89,43 per Barel
kumparan · 11 September 2026 pukul 11.11
Harga Minyak Mentah RI (ICP) Naik US$ 89,43/Barel, Ini Pemicunya
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.35
Harga Minyak Dunia Menguat Usai AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.30
RI Impor Minyak US$16,16 M Selama Semester I-2026, dari Nigeria-Angola
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.34