Gibran Sekolah Singapura, Ijazah Disebut Tak Berbentuk Sama dengan SMA Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polemik terbaru mengenai ijazah pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka muncul setelah pakar hukum Denny Indrayana mengajukan sayembara untuk menunjukkan ijazah SMA miliknya. Menurut mantan kader PSI Ade Armando, Gibran tidak pernah menempuh pendidikan SMA di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Gibran menempuh pendidikan menengah di luar negeri, yakni di Orchid Park Secondary School, Singapura (2002-2004), lalu melanjutkan di UTS Insearch, Sydney, Australia (2004-2007). Karena sistem pendidikan di luar negeri berbeda, dokumen yang diterimanya tidak berupa ijazah SMA seperti di Indonesia, namun tetap diakui setara. Setelah pendidikan menengah, Gibran melanjutkan ke Management Development Institute of Singapore (MDIS) yang bekerja sama dengan University of Bradford (2007-2010). Ade menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan surat keterangan penyetaraan yang menjadi dasar pengakuan kesetaraan pendidikan menengah Gibran dengan jenjang SMA di Indonesia. Ia menilai tidak ada lagi keraguan hukum mengenai status pendidikan Gibran, sehingga polemik ini perlu dipahami dalam konteks riwayat pendidikannya di luar negeri.
Bagikan
Berita terkait
Denny Indrayana Gelar Sayembara Ijazah Gibran Rp5 Miliar, UGM Tegaskan Gelar Profesornya Gugur
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 18.20
Denny Indrayana Simpan PKPU soal Calon Wapres Tak Perlu Tunjukkan Ijazah SMA
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.00
Denny Indrayana Bikin Sayembara tentang Ijazah Gibran, Ade Armando Endus Tujuan Akhirnya 2029
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 21.36
Tak Ada Gunanya Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 M, Eks Kader PSI: Dia Tidak Punya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.45