Denny Indrayana Bikin Sayembara tentang Ijazah Gibran, Ade Armando Endus Tujuan Akhirnya 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Denny Indrayana, pakar hukum tata negara, menggelar sayembara terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sayembara ini menyedot perhatian publik dan menjadi sorban kritik di kalangan kader politik, termasuk dari mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando.
Ade Armando menilai sayembara yang digagas Denny sebagai upaya serius untuk mendelegitimasi keluarga mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Dalam tayangan program *Rakyat Bersuara* pada Senin, 24 Agustus 2026, Ade menyatakan bahwa serangan terhadap Jokowi, Gibran, hingga Kaesang Pangarep merupakan bagian dari strategi politik jangka panjang.
Menurut Ade, tujuan akhir dari serangan ini adalah untuk mempengaruhi dinamika politik menuju kontestasi pemilu tahun 2029. Ia meyakini bahwa langkah-langkah seperti ini dirancang untuk melemahkan legitimasi keluarga Jokowi di mata publik dan persaudaraan politik nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 10.20
PSI Prediksi Denny Indrayana: Besok Pemilu, Dia Paling Duluan Daftar
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 09.50
PSI Sindir Denny: Kampung Halaman Diselimuti Asap, Malah Sibuk Cari Ijazah Gibran
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 17.30
Sayembara Ijazah Gibran Makin Panas, Denny Indrayana Sebut Ada Pihak yang Menghalangi
Berita terkait
Tak Ada Gunanya Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 M, Eks Kader PSI: Dia Tidak Punya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.45
Denny Indrayana Disebut Kerja Jadi Sopir Taksi Online di Australia, Kini Hadiah Sayembara Ijazah Capai Rp1,26 Miliar
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.42
Soal Sosok Donatur di Balik Sayembara Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Sampai Per Detik Ini...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 03.20
'Ada yang Pernah Dengar SMA Gibran Adakan Reuni dan Mengundangnya?'
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.25