Gila! Transaksi Judi Online Naik 167%, Transaksi Tembus 467 Juta dalam 6 Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivitas judi online di Indonesia masih meningkat secara signifikan. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat 467,32 juta transaksi judi online pada Semester I 2026, naik 167,2% dari 174,90 juta transaksi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, total nilai transaksi justru turun 12,9% menjadi Rp86,82 triliun dibandingkan periode sebelumnya, menandakan perubahan pola dengan frekuensi tinggi tetapi nilai per transaksi yang lebih rendah.
Deputi Bidang Analisis dan Transaksi Keuangan PPATK, Danang Tri Hartono, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam memutus ekosistem judi online. Ia mengimbau masyarakat untuk mengenali dan melaporkan aktivitas keuangan mencurigakan agar dapat membantu penelusuran aliran dana dan pengungkapan jaringan yang lebih luas.
Pemerintah juga terus memperketat pemblokiran akses terhadap situs dan akun terkait judi online. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menindak sekitar 3,7 juta situs dan memblokir puluhan ribu rekening. Upaya ini juga dilakukan melalui program GEBUK JUDOL Ronde 3, yang mengajak masyarakat melaporkan akun OVO yang mencurigakan. Program ini telah mengumpulkan lebih dari 16.000 laporan dan memblokir lebih dari 7.000 akun OVO yang disalahgunakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 22.10
Pemerintah blokir 4,1 juta konten judol, tekan kejahatan transnasional
Berita terkait
Duit Warga RI Rp 86,8 Triliun Disedot Judol Lewat Komentar Medsos
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.35
Sebesar Ini Perputaran Duit Judol Saat Piala Dunia
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 06.30
Deposit Judol Saat Piala Dunia Tembus Rp 1,02 Triliun!
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 12.28
PPATK Ungkap Deposit Judi Online Terkait Piala Dunia 2026 Tembus Rp 1 Triliun
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.31