Gubernur Jabar Merusak Iklim Investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia memiliki potensi investasi data center senilai Rp360 triliun, didukung 182 data center yang sudah beroperasi, terutama di Jakarta (94 unit) dan Batam (16 unit). Batam diproyeksikan menjadi pusat utama dengan investasi US$15-20 miliar dan kapasitas 1,3 GW, didukung pertumbuhan ekonomi 7%. Namun, kebijakan Gubernur Jawa Barat yang menghenti pembangunan data center di Nusantara menimbulkan ketidakpastian bagi investor. Pengalaman industri semikonduktor 1980-an menjadi pelajaran: kebijakan yang tidak konsisten dapat menghilangkan peluang investasi besar. Pemerintah perlu memastikan koordinasi pusat-daerah dan kebijakan ramah investasi untuk menarik investasi AI data center yang diproyeksikan tumbuh 16,8% per tahun hingga 2030.
Bagikan
Berita terkait
Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 14.53
Potensi Investasi Data Center Rp360 T Terancam Melayang, Akankah Indonesia Ulangi Blunder 1980-an?
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 11.35
Data Center Dihentikan di Jabar, Indef: Jangan Ulangi Kesalahan Investasi 1980-an
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 10.30
Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Sukabumi Minggu Pagi, Getaran Dirasakan hingga Cianjur
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 10.00