Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Bencana (KLH) bersiap menghubungkan produsen energi hijau hasil olahan sampah daerah dengan industri besar sebagai pengguna energi alternatif. Langkah ini bertujuan memberikan pasar jelas bagi produk olahan sampah agar pengolahan sampah di daerah dapat berlangsung berkelanjutan. Menteri LH Moh Jumhur Hidayat menyatakan bahwa pihak KLH/BPLH tidak hanya mendorong daerah mengolah sampah, tetapi juga bersedia menjadi perantara antara penghasil energi hijau di daerah dan industri nasional. Pemanfaatan bahan bakar dari olahan sampah diharapkan menjadi alternatif pengganti batu bara dan gas bumi bagi industri padat energi, sekaligig menjadi peluang bagi perusahaan untuk mendapatkan pengakuan atas penurunan emisi.
Bagikan
Berita terkait
Zulhas Sebut PSEL Mampu Bereskan 22,5% Permasalahan Sampah di RI
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 11.49
Gubernur Jabar Merusak Iklim Investasi
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 11.46
PKS Dukung Pajak Gaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah: Perkuat Daya Beli
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 18.07
Rocky Gerung di Wantimpres: Perlu Ambil Jarak dan Membayangkan Masa Depan Republik
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 05.15