Gugat Surat Kesetaraan Gibran, Pemilik Homeschooling: Paket C Harus Belajar 3 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gugatan terhadap surat kesetaraan pendidikan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memicu respons dari praktisi pendidikan Tiurma Mercy Sihombing. Dalam wawancara dengan Bambang Harymurti di kanal YouTube Retorika Show, Mercy menawarkan alternatif bagi Gibran untuk menempuh pendidikan kesetaraan melalui Paket C jika surat kesetaraannya kemudian dibatalkan. Namun, program ini harus dilalui sesuai aturan yang berlaku, yaitu selama enam semester atau tiga tahun penuh.
Sebagai pengelola lembaga pendidikan homeschooling (PKBM), Mercy menjelaskan bahwa aturan pendidikan kesetaraan saat ini tidak lagi memungkinkan percepatan. "Kalau dia sudah mau pakai C ya setara SMA itu, saat ini tidak ada akselerasi, harus 6 semester," kata Mercy. Ia bahkan mempersilakan Gibran mendaftar di lembaganya jika diperlukan. "Malah khusus untuk Mas Gibran nih. Mumpung ada waktu nih ya. Kalau mau ayo Paket C di tempat saya," ujurnya.
Selain masa pendidikan selama tiga tahun, Mercy menegaskan bahwa ada persyaratan administratif yang harus dipenuhi, termasuk menyubmit bukti pendidikan jenjang sebelumnya seperti ijazah SMP atau setingkat. Tawaran ini muncul sebagai alternatif hukum sementara proses gugatan berlangsung.
Bagikan
Berita terkait
Surat 'Ijazah' Berpotensi Dibatalkan, Gibran Ditawari Ikut Paket C
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 19.45
Gibran Ditawari Ikut Program Kejar Paket C oleh Penggugatnya
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 18.35
Dinilai Bukan Ijazah, Dokumen 'Grade 12 Insearch' Gibran Disebut Hanya Matrikulasi
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.55
Soal Polemik 'Ijazah' Gibran, Jokowi Diminta Belajar pada Ali Sadikin
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.16