Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Analis Politik: Gibran Bukan Jokowi, Mestinya Tau Diri

Polemik terkait persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memicu perdebatan publik. Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensa) menyampaikan kritik terhadap sikap Gibran, menyatakan bahwa Gibran bukan Joko Widodo (Jokowi) dan harus menyadari batasan perannya. Hensa menyoroti bahwa Gibran sempat memulai karir politiknya dengan status sebagai anak presiden, yang memberinya akses dan fasilitas tertentu. Ia pun menanyakan apakah Gibran mampu menilai kembali posisinya secara mandiri.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Sinaga (Bro Ron) menyatakan bahwa Jokowi telah memberikan ruang penuh kepada Gibran untuk menghadapi isu yang terkait dirinya, termasuk gugatan terkait ijazah. Bro Ron menekankan bahwa Jokowi tidak mencampuri urusan Gibran sebagai bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang diserahkan kepada anaknya.

Gugatan ini diajukan oleh mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana bersama sejumlah pihak ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan nomor perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Para pemohon mempertanyakan apakah Gibran memenuhi syarat pendidikan minimal sekolah menengah atas sesuai ketentuan pemilu, dan meminta agar Gibran didiskualifikasi dari jabatan wakil presiden.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait