'Habis Omon-Omon Terbitlah Iming-Iming', Guntur Romli Soroti Bahaya Proyek 200 Juta Rekening Jelang 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program pembukaan 200 juta rekening masyarakat dengan saldo awal Rp50 ribu dan anggaran Rp11 triliun mendapat kritik dari Guntur Romli, Juru Bicara PDI Perjuangan. Guntur memperingatkan bahwa program ini berpotensi menjadi infrastruktur politik menjelang Pemilu 2029 jika data rekening dan identitas masyarakat tidak dikelola secara ketat dan transparan. Ia menyoroti risiko penggunaan data seperti NIK, nomor rekening, alamat, dan informasi transaksi keuangan untuk mobilisasi dukungan elektoral. Guntur juga menggambarkan skenario di mana rekening yang telah dibuka dapat digunakan kembali untuk menyalurkan bantuan sosial mendekati pemilu, sehingga berpotensi dipersepsikan sebagai instrumen elektoral. Menurutnya, fokus utama bukan pada nominal saldo Rp50 ribu, tetapi pada siapa yang menguasai dan memanfaatkan data 200 juri rekening tersebut dalam tiga tahun ke depan. Guntur meminta publik untuk mulai mengawasi proyek ini sejak tahap awal, terutama terkait tata kelola data, mekanisme penyaluran dana, dan batasan penggunaan informasi nasabah.
Bagikan
Berita terkait
Guntur: Kalau Lagi Berkuasa Minta 3 Periode, Kalau Tak Berkuasa Minta Pemilu Dipercepat, Serakah itu Unlimited!
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.17
Kaesang Mau Nyaleg di Dapil Puan, Guntur Romli: Cek Ombak, Caper
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.32
Konflik Prabowo dan Jokowi-Gibran Bisa Jadi Strategi Politik, Dinilai 'Pura-Pura Ribut'
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.18
Pengacara Kondang Bersumpah Akan Bela Gibran, Jokowi hingga PSI: Saya Dapat Restu Almarhumah Ibu...
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 02.00