Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

'Habis Omon-Omon Terbitlah Iming-Iming', Guntur Romli Soroti Bahaya Proyek 200 Juta Rekening Jelang 2029

Program pembukaan 200 juta rekening masyarakat dengan saldo awal Rp50 ribu dan anggaran Rp11 triliun mendapat kritik dari Guntur Romli, Juru Bicara PDI Perjuangan. Guntur memperingatkan bahwa program ini berpotensi menjadi infrastruktur politik menjelang Pemilu 2029 jika data rekening dan identitas masyarakat tidak dikelola secara ketat dan transparan. Ia menyoroti risiko penggunaan data seperti NIK, nomor rekening, alamat, dan informasi transaksi keuangan untuk mobilisasi dukungan elektoral. Guntur juga menggambarkan skenario di mana rekening yang telah dibuka dapat digunakan kembali untuk menyalurkan bantuan sosial mendekati pemilu, sehingga berpotensi dipersepsikan sebagai instrumen elektoral. Menurutnya, fokus utama bukan pada nominal saldo Rp50 ribu, tetapi pada siapa yang menguasai dan memanfaatkan data 200 juri rekening tersebut dalam tiga tahun ke depan. Guntur meminta publik untuk mulai mengawasi proyek ini sejak tahap awal, terutama terkait tata kelola data, mekanisme penyaluran dana, dan batasan penggunaan informasi nasabah.

Berita terkait