Hadapi Tantangan Ultra Mikro, BRI Perkuat Digitalisasi dan Manajemen Risiko
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Segmen usaha ultra mikro diproyeksikan menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam 3-5 tahun ke depan, termasuk perubahan iklim, geopolitik, volatilitas ekonomi global, dan transformasi teknologi. Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyatakan bahwa perubahan lingkungan usaha dari sisi ekonomi dan sosial perlu diantisipasi agar pelaku usaha tetap mampu berkelanjutan. Perubahan iklim khususnya berpotensi memengaruhi sektor pertanian dan perikanan mikro yang rentan terhadap kondisi alam. Untuk menghadapi dinamika ini, BRI mengembangkan tiga pendekatan strategis: digitalisasi layanan dengan tools yang sederhana, penguatan manajemen risiko berbasis data dan early warning system, serta perlindungan usaha melalui solusi asuransi terjanggau. Tujuannya adalah memastikan nasabah tidak hanya mendapatkan akses modal, tetapi juga mampu menghadapi risiko dan menjaga keberlangsungan usaha secara berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Kelola 34,7 Juta Data Nasabah, Holding UMi Siapkan Layanan Keuangan Lebih Personal
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 09.51
34,7 Juta Data Nasabah Terintegrasi, Teknologi Bikin Layanan Ultra Mikro Makin Personal
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 18.00
Risiko Pembiayaan Mikro Makin Kompleks, BSMR Luncurkan Sertifikasi Baru
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 15.35
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, 2,35 Juta Nasabah PNM Naik Kelas
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 19.51