Harga Batu Bara Acuan Agustus Turun, Ini Penyebab Utamanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317236/original/076888700_1786007578-Batu_Bara_Kalimantan.jpg)
Harga Batu Bara Acuan (HBA) periode pertama Agustus 2026 ditetapkan US$ 124,44 per ton, turun 5,62% atau US$ 7,41 dari periode kedua Juli 2026 yang berada di level US$ 131,85 per ton. Penurunan ini dipicu oleh merosotnya harga transaksi riil batu bara pada periode 8 Juni hingga 7 Juli 2026, yang menjadi dasar perhitungan royalti melalui aplikasi ePNBP Meski turun secara bulanan, HBA Agustus 2026 naik 21% secara tahunan dibanding periode yang sama 2025 (US$ 102,22 per ton), atau melonjak US$ 22,22 per ton. HBA ini berlaku untuk pengapalan 1-14 Agustus 2026 pada titik serah FOB vessel. Nilai tersebut menjadi acuan Harga Patokan Batu Bara (HPB) untuk batu bara berkalori di atas 6.000 kcal/kg GAR, dengan penyesuaian akhir berdasarkan spesifikasi kualitas seperti kadar air, sulfur, abu, dan nilai kalori.
Bagikan
Berita terkait
Harga Komoditas Hari Ini: CPO, Batu Bara, Nikel dan Timah Kompak Menguat
kumparan · 25 September 2026 pukul 08.45
Operasional Tambang BYAN Sempat Tersendat, Force Majeure 3 Anak Usaha Dicabut
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.25
Bayan Cabut Status Force Majeur usai RKAB 3 Anak Usaha Direstui ESDM
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.00
Bahlil Setujui Revisi RKAB, 3 Anak Usaha Bayan Resources (BYAN) Beroperasi Lagi
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.30