Harga Beras Bisa Tembus Rp 20.000/Kg Jika RI Terus-terusan Impor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memperingatkan bahwa harga beras di Indonesia berisiko mencapai Rp 20.000 per kilogram jika ketergantungan pada impor terus berlanjut. Pada 2024, Indonesia mengimpor sekitar 4,52 juta ton beras, sementara konsumsi gandum nasional melonjak dari 3-4 juta ton pada 2004 menjadi 13 juta ton. Lonjakan impor gandum ini tidak dapat dikelola secara mandiri karena keterbatasan lahan pertanian Indonesia. Zulhas menjelaskan bahwa kenaikan harga beras akan mendorong masyarakat beralih dari konsumsi nasi ke roti karena harga gandum yang lebih terjangkau. Pergeseran pola konsumsi ini, menurutnya, akan memperdalam ketergantungan pada impor dan mengancam kemandirian pangan nasional. Ia menekankan pentingnya mewujudkan swasembada pangan sebagai fondasi kemerdekaan bangsa, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Kemandirian pangan, kata Zulhas, bukan hanya soal keamanan pangan tetapi juga menentukan arah masa depan bangsa secara keseluruhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 14.47
Zulhas Sebut Harga Beras Bisa Rp 20.000 per Kg Jika RI Terus Bergantung Impor
Berita terkait
Zulhas Ungkap Biaya Produksi Beras di Vietnam Rp 3.800/Kg, RI Tembus Rp 12 Ribu
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.05
Zulhas Ungkap Biaya Produksi Beras di Vietnam Rp3.800: Kita Rp12 Ribu
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.36
Heboh Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, Zulhas Tegas Bilang Ini
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.28
KADI Selidiki 3 Kasus Impor, Potensi Bikin Industri RI Berdarah-darah
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.45