Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Heboh Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, Zulhas Tegas Bilang Ini

Lebih dari 500 santri di Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan pemerintah tidak akan mentoleransi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang lalai menjamin keamanan dan kelayakan makanan. Zulhas menekankan pentingnya ketepatan waktu distribusi makanan agar kualitasnya tetap terjaga dan risiko kesehatan tetap minimal.

Zulhas menegaskan bahwa kasus keamanan pangan dalam MBG bukan sekadar kesalahan administratif, tetapi dapat dikategorikan sebagai kelalaian serius. Jika ditemukan adanya kesengajaan, pemerintah akan mengambil tindakan tegas termasuk pemutusan kontrak. "Harus ditindak tegas, tegas ya dipecat kalau yang sengaja," katanya.

Sebagai tanggapan terhadap kasus Sidoarjo, Badan Gizi Nasional (BGN) menjatuhkan sanksi berat berupa penangguhan selama 30 hari kepada SPPG Sidoarjo Talangangin Kalitengah. Hingga 26 Agustus 2026, pemerintah telah membekukan 249 kepala SPPG akibat pelanggaran seperti keracunan makanan, ketidakhadiran kerja, dan kedisiplinan. Dari total 27.485 SPPG yang tercatat beroperasi, pemerintah masih melakukan penataan terkait profil dapur, data penerima manfaat, dan kepatuhan SOP.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait