Sekjen Kemendagri Minta Evaluasi Intervensi Harga Pangan di Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir meminta evaluasi menyeluruh terhadap intervensi harga pangan di daerah yang masih mengalami kenaikan harga. Hal ini disampaikan dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 untuk memastikan bantuan pemerintah berdampak nyata pada daya beli masyarakat. Tomsi menekankan bahwa upaya stabilisasi tidak boleh hanya berhenti pada pelaksanaan program, tetapi harus terukur hasilnya di lapangan.
Data BPS menunjukkan inflasi Agustus 2026 sebesar 0,21%, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang 0,57%. Sulawesi Utara (12,45%) dan Gorontalo (10,25%) mencatat Indeks Perkembangan Harga tertinggi. Selain itu, terdapat 135 kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan harga beras, termasuk Kabupaten Mahakam Ulu dan Maybrat. Kemendagri meminta Bulog dan Kementerian Pertanian berkoordinasi dengan daerah terkait untuk mengidentifikasi penyebab harga belum turun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 14.44
Sekjen Kemendagri Minta Evaluasi Intervensi Harga Pangan Daerah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.17
Harga Beras Masih Naik di 135 Daerah, Kemendagri Minta Evaluasi
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 14.11
BPS: 319 Daerah Mengalami Kenaikan Harga Pangan
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 11.14
Kenaikan Harga Cabai Rawit Meluas di 265 Kabupaten & Kota
Berita terkait
Petani Ungkap Biang Kerok Harga Cabai Rawit Hampir Tembus Rp 100 Ribu/Kg
Detik.com · 20 September 2026 pukul 17.30
Harga Cabai Rawit Tambah Mahal, Hampir Rp 100 Ribu/Kg!
Detik.com · 20 September 2026 pukul 12.28
Harga Pangan 17 September 2026: Daging Sapi Tembus Rp 153.300 per Kg
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 11.15
Tito Paparkan Capaian Kinerja Kemendagri hingga September 2026
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.45