Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Beras premium di ritel modern mengalami kenaikan harga dan kekosongan stok akibat kasus beras fortifikasi yang sedang diselidiki. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memerintahkan produksi 25 merek beras fortifikasi untuk dihentikan sementara sambil dilakukan pemeriksaan hukum terhadap produsennya. Menurutnya, beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar SNI 9314:2024 dan SNI 9372:2025 justru menyumbang kenaikan harga beras karena klaim vitamin dan mineralnya tidak sesuai dengan hasil uji laboratorium.
Amran menyatakan bahwa stok beras yang tersedia cukup, sehingga kenaikan harga tidak perlu terjadi. Untuknya, konsumen sebaiknya membeli di pasar tradisional yang dianggap lebih murah dan stabil. Sebagai Kepala Bapanas, ia juga memerintahkan Perum Bulog untuk menambah alokasi stok beras ke ritel sebesar 300.000 ton, meningkatkan dari rencana sebelumnya sebesar 110.000 ton.
Dari 25 merek beras fortifikasi yang diperiksa, ternyata kandungan vitamin dan mineralnya tidak sesuai dengan klaim yang dipasarkan. Harga jual beras-beras tersebut berkisar antara Rp19.270 hingga Rp57.600 per kilogram. Merek-merek yang diduga melakukan pelanggaran antara lain WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR, dan CMS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.17
Harga Beras Masih Naik di 135 Daerah, Kemendagri Minta Evaluasi
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.50
Kapan Harga Beras Turun? Ini Jawaban Amran
Berita terkait
Bulog Jaga Stok Ritel Antisipasi 40 Merek Beras Fortifikasi Ditarik
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.11
Heboh Beras Fortifikasi Abal-abal, Bos Bulog Sampai Sidak-Ini Hasilnya
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.25
Apa Itu Beras Fortifikasi yang Mentan Duga Dimainkan Mafia?
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.58
Mentan Yakin dalam Seminggu Harga Beras Turun!
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.41