Harga CPO Cetak Level Tertinggi 20 Bulan, Saham Sawit Berpeluang Jadi Primadona
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga CPO kembali naik ke level tertinggi 20 bulan, mencapai MYR4.927 per ton untuk kontrak November 2026 pada 20 Agustus 2026. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran pasokan mengetat akibat El Nino dan penerapan B50 di dalam negeri, serta gangguan ekspor bijan karena konflik Rusia-Ukraina membuka peluang CPO menggantikan pasokan. BRI Danareksa Sekuritas menilai kenaikan harga dapat menjadi katalis positif bagi saham emiten sawit dengan eksposur besar penjualan CPO. Namun, risiko penguatan terbatas oleh ringkuit dolar Malaysia dan harga kedelai kompetitif. Level MYR4.927 menjadi breakout point penting untuk menilai keberlanjutan tren harga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.00
Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.51
Sawit Bakal Masuk Bursa Mineral, Begini Respons Pengusaha
Berita terkait
Video: Progam B50 - Risiko El Nino, Gimana Nasib Harga dan Produksi CPO?
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 15.00
Video: El Nino Ganggu Produksi CPO, Harga Minyak Sawit Lanjut Naik?
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.58
Harga CPO Naik-Diramal ke US$1.720, RI Makan Buah Simalakama Efek B50?
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.50
Video: Harga TBS Sulit Naik Bikin Petani Sawit Swadaya Sulit Sejahtera
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.13