Video: Harga TBS Sulit Naik Bikin Petani Sawit Swadaya Sulit Sejahtera
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Medali Emas Manurung, mengungkapkan bahwa program biodiesel B50 yang mulai diterapkan pada 1 Juli 2026 tidak mendorong kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di tingkat petani. Menurutnya, harga TBS tidak kunjung naik karena terkait dengan harga Crude Palm Oil (CPO) global yang justru tidak naik, bahkan terus turun di Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) maupun bursa berjangka komoditas ICDX. Harga CPO baru bergerak naik setelah Presiden Prabowo menyentil harga CPO di bursa Rotterdam yang sudah tinggi, meski kenaikannya tidak signifikan.
Tercatat harga TBS petani swadaya berada di kisaran Rp 2.400 hingga Rp 3.200, sedangkan harga TBS petani plasma berada di rentang Rp 2.800 hingga Rp 3.800. Padahal sebelum ada program B50, harga TBS di tingkat petani lebih baik. APKASINDO menilai B50 tidak berdampak terhadap harga TBS di tingkat petani.
APKASINDO berharap pemerintah melalui satgas pangan dapat memperkuat pengawasan, termasuk mendorong aturan kewajiban bagi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk menjalin kemitraan dengan petani sawit swadaya. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan petani sawit swadaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.26
BPS Ungkap B50 Bisa Tekan Ekspor Sawit Semester II 2026
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.45
BPS Buka-bukaan Nasib Ekspor Kelapa Sawit di Tengah Mandatori B50
Berita terkait
Ekonom Nilai B50 Bisa Menghemat Cadangan Devisa & Mendorong Transformasi Ekonomi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.32
Video: Lapor Pak Prabowo! Petani Sawit Belum Rasakan Manfaat B50
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.30
Serap 2,09 Juta Ton TBS, PTPN IV PalmCo Dorong Sawit Rakyat Naik Kelas
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.10
Bocoran Istana: Sawit hingga Nikel Bakal Masuk Bursa Mineral
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.54