Harga Emas Dunia Tertekan, Investor Kurangi Aset Safe Haven
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
Harga emas dunia melemah ke US$ 4.337,20 per ounce (turun 0,95%) dan perak ke US$ 66,08 per ounce (turun 0,44%) akibat penguatan pasar saham AS, penurunan harga minyak, dan imbal hasil obligasi yang tinggi. Investor mengurangi aset safe haven karena indeks S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones ditutup menguat, serta menurunnya premi risiko geopolitik.
Tekanan harga diperkuat oleh kebijakan ketat Federal Reserve yang menaikkan suku bunga menjadi 3,75%-4%, dengan peluang kenaikan lagi pada Desember mencapai 88%. Data ekonomi AS yang positif, seperti kenaikan penjualan ritel Agustus 1,2% dan penurunan klaim pengangguran, mendukung ekspektasi suku bunga tinggi yang merugikan aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.29
Polisi Usut Penipuan Toko Emas di Bali: Korban 94 Orang, Kerugian Rp 8,8 M
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 09.41
Pantau Harga Emas Antam Hari Ini, Pilih Jual atau Beli?
kumparan · 22 September 2026 pukul 09.30
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.627.000/Gram, Galeri24 Rp 2,57 Juta
kumparan · 21 September 2026 pukul 07.13
IHSG Diproyeksi Uji 6.290-6.370, Simak Saham yang Direkomendasikan
Berita terkait
Harga Emas Dunia Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.00
Survei: 100% Analis Prediksi Harga Emas Naik
Liputan6.com · 20 September 2026 pukul 21.55
Harga Emas Antam Anjlok dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 16.45
Harga Emas Antam 22 September 2026 Turun Tipis, Cek Rincian Lengkapnya!
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 09.20