Survei: 100% Analis Prediksi Harga Emas Naik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
Harga emas spot mencatat kenaikan mingguan setelah sempat tertekan hingga level terendah US$ 4.261,80 akibat kenaikan suku bunga The Fed menjadi 3,75%-4%. Harga kemudian bangkit dan ditutup di kisaran US$ 4.377 per troy ounce, didorong oleh pelemahan dolar AS, penurunan harga minyak, serta turunnya imbal hasil Treasury.
Sentimen pasar kini menjadi sangat positif. Survei Kitco News menunjukkan 100% dari 16 analis Wall Street memprediksi harga emas akan terus naik pekan ini. Selain itu, 58% dari 220 investor ritel dalam jajak pendapat daring juga memperkirakan tren kenaikan. Faktor pendukung utama meliputi indikator teknikal, permintaan fisik musiman, serta kondisi inflasi dan obligasi AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 September 2026 pukul 07.13
IHSG Diproyeksi Uji 6.290-6.370, Simak Saham yang Direkomendasikan
JawaPos · 20 September 2026 pukul 15.00
Gejolak Geopolitik Timur Tengah Bayangi Pasar, Harga Emas Diprediksi Makin Berkilau
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 19.07
Koster Kritik Investor, Sentil Praktik Nominee: Jangan Karena Uang Rusak Bali!
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 17.10
Prabowo Ungkap Proyek Ini Bisa Bikin RI Cuan Rp284 Triliun
Berita terkait
Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 07.47
IHSG Diproyeksi Konsolidasi, Pasar Cermati Sinyal The Fed
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 06.45
Harga Emas Antam 15 September 2026 Turun Rp 10.000, Cek Rinciannya
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 09.15
IHSG Melemah 0,13% ke 6.532 di Awal Pekan, Investor Tunggu The Fed
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 09.21