Polisi Usut Penipuan Toko Emas di Bali: Korban 94 Orang, Kerugian Rp 8,8 M
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Bali sedang menyelidiki dugaan penipuan investasi emas dan perak yang melibatkan tiga entitas: PT New Divine Gems and Jewellery, PT Nellava Refinery and Bullion, dan PT New Emas Now, semuanya dikabulkan oleh PT Nellava Refinery and Bullion milik JKR (45), warga negara India. Hingga kini, tercatat lima laporan polisi dengan 94 korban dan total kerugian mencapai Rp 8,8 miliar. Selain korban warga biasa, komisaris perusahaan dan penyedia perak juga melaporkan dugaan penggelapan transaksi. Dari laporan tersebut, terdapat 23 penjual, 7 pembeli, 1 penyuplai perak, dan 1 komisaris sebag sebagai saksi, dengan 14 saksi telah diperiksa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 23.12
Ratusan Orang Lapor Jadi Korban Bisnis Emas, Kerugian Capai Miliar Rupiah
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 09.41
Pantau Harga Emas Antam Hari Ini, Pilih Jual atau Beli?
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 07.41
Harga Emas Dunia Tertekan, Investor Kurangi Aset Safe Haven
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 19.07
Koster Kritik Investor, Sentil Praktik Nominee: Jangan Karena Uang Rusak Bali!
Berita terkait
WN Malaysia Laporkan Perwira Polri Terkait Dugaan Penipuan
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 23.59
Pemilik Konveksi di Surabaya Dipolisikan Atas Dugaan Penipuan, Korban Rugi Rp3 Miliar
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.22
Kriminolog Soroti Kasus Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 00.00
Perwira Polri Dilaporkan Investor Malaysia Terkait Dugaan Penipuan Investasi Tambang
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.23