Harga Emas Hari Ini Tergelincir, Investor Antisipasi Kenaikan Kelanjutan Suku Bunga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
Harga emas dunia turun 0,3% menjadi US$ 4.332,34 per ons pada 22 September 2026, setelah melemah lebih dari 22% dari rekor tertinggi US$ 5.594,82 pada Januari 2026. Penurunan terjadi karena investor memperkirakan kenaikan suku bunga Fed dalam jangka waktu lebih lama, menambah tekanan pada emas sebagai safe haven. Peluang kenaikan suku bunga Fed pada Desember naik menjadi 90% dari 80% seminggu lalu, dipengaruhi oleh pernyataan hawkish Presiden Fed St Louis dan Chicago. Tekanan ini semakin kuat setelah Fed menaikkan suku bunga pekan lalu, sementara Ketua Fed mengisyaratkan kenaikan tambahan mungkin terjadi. Investor perlu memantau komunikasi Fed, harga minyak, nilai tukar dolar AS, dan data inflasi untuk memprediksi pergerakan harga emas di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.55
Analis Prediksi BI Rate Tetap 5,75 Persen Bulan Ini
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.29
Polisi Usut Penipuan Toko Emas di Bali: Korban 94 Orang, Kerugian Rp 8,8 M
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 09.41
Pantau Harga Emas Antam Hari Ini, Pilih Jual atau Beli?
kumparan · 22 September 2026 pukul 09.30
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.627.000/Gram, Galeri24 Rp 2,57 Juta
Berita terkait
Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 07.47
The Fed Bikin Emas Tertekan, Harganya Bisa Jatuh ke Rp 2,38 Juta
Detik.com · 17 September 2026 pukul 11.36
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 September 2026: Termurah Sentuh Level Segini
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 10.50
Harga Patokan Ekspor Emas Indonesia Naik di September
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 12.31