Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
Harga emas dunia naik ke level tertinggi dalam satu minggu pada Jumat, 18 September 2026, dengan harga spot mencapai US$ 4.352,39 per ons. Kenaikan ini dipicu oleh koreksi harga minyak mentah Brent yang meredakan kekhawatiran inflasi global, sehingga investor menutup posisi jual mereka. Meskipun demikian, penguatan dolar AS ke level tertinggi dalam tujuh minggu membatasi potensi lonjakan harga lebih lanjut.
Kondisi pasar dipengaruhi oleh kebijakan moneter ketat, di mana Federal Reserve menaikkan suku bunga menjadi 3,75%-4% dan Bank of Japan mencapai level tertinggi dalam 31 tahun. Sementara permintaan di India melemah karena pembeli menunggu harga turun, permintaan investasi di China tetap stabil. Saat ini, harga emas sedang menguji level resistansi antara US$ 4.400 hingga US$ 4.440.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 18.40
Ketika Prabowo Bicara Evidence-Based, Angka Ekonomi Perlu Dibaca Lebih Dalam
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.50
Prabowo Klaim Bakal Investasi Besar-besaran Bakal Masuk RI
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.50
Prabowo Klaim Investasi Besar-besaran Bakal Masuk RI
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.05
Kurs Rupiah Dibuka Melemah AS Usai The Fed AS Naikkan Suku Bunga
Berita terkait
Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 06.50
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% akibat Inflasi Perang Iran
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.01
Trump Masih Percaya Ketua The Fed, tapi Minta Suku Bunga Turun ke 1%
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 12.00
The Fed Bikin Emas Tertekan, Harganya Bisa Jatuh ke Rp 2,38 Juta
Detik.com · 17 September 2026 pukul 11.36