Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Kakao Naik Tajam, Kemendag Sebut Ini Efek El Nino

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indonesia mengumumkan kenaikan signifikan pada harga referensi (HR) dan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao untuk periode Agustus 2026. Kenaikan ini dipicu oleh fenomena El Nino yang menyebabkan gangguan pasokan, serangan hama, cuaca buruk, dan penurunan produksi di negara-negara produsen utama kakao di Afrika Barat. HR biji kakao naik menjadi US$5.424,96 per metrik ton (MT), meningkat 36,66% dari periode sebelumnya, sementara HPE naik menjadi US$5.064 per MT dengan kenaikan 38,90%.

Kemendag menetapkan bea keluar (BK) dan pungutan ekspor (PE) biji kakao sebesar 7,5% untuk periode tersebut, sesuai peraturan yang berlaku. Keputusan ini mempertimbangkan kondisi pasar, biaya logistik internasional, dan dinamika perdagangan global. Selain kakao, harga patokan ekspor untuk produk lain seperti kulit, getah pinus, dan kayu mengalami perubahan bervariasi, namun fokus utama kenaikan ini adalah pada komoditas kakao akibat dampak El Nino.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait