Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga LNG Turun, Industri Keramik Siap Ekspansi Rp 10 Triliun

Pemerintah menurunkan harga regasifikasi LNG dari US$ 20,5 menjadi US$ 13 per MMBtu sejak 29 Juni 2026, memberikan keuntungan bagi industri keramik nasional yang bergantung pada energi gas. Kebijatan ini didukung oleh terbitnya Kepmen ESDM No. 281K/2026 yang memberikan kepastian pasokan dan harga gas yang kompetitif.

Industri keramik nasional optimis berkembang setelah penurunan harga LNG. Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) mencatat rencana ekspansi kapasitas produksi sebesar 105 juta meter persegi per tahun hingga akhir 2028 dengan investasi total Rp 10 triliun. Ekspansi ini diproyeksikan menyerap 7.500 tenaga kerja baru dan berpotensi menjadikan Indonesia produsen keramik terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Brasil.

ASAKI menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, termasuk Program 3 Juta Rumah, serta komitmen mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8% melalui peningkatan kapasitas produksi dan investasi berkelanjutan di sektor keramik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait