Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 105 Usai Arab Saudi Tutup Jalur Pipa

Harga minyak mentah dunia naik kuat setelah Arab Saudi menutup pipa strategis East-West akibat serangan drone Irak pada Kamis. Pipa tersebut, yang memiliki kapasitas hingga 7 juta barel per hari, menjadi jalur alternatif penting untuk menghindari Selat Hormuz. Akibatnya, harga minyak Brent naik 1% dan ditutup di US$ 105,68 per barel, sementara minyak AS naik 1,3% menjadi US$ 101,39 per barel. Lonjakan ini menyusul kenaikan sekitar 9% sepanjang pekan lalu akibat ketegangan antara AS dan Iran.

Analis menilai reaksi harga relatif terbatas karena pasar yakin persediaan Arab Saudi dapat menopang ekspor dalam waktu dekat. Namun, jika penutupan berlangsung lebih lama dari cadangan lima hingga tujuh hari, harga berpotensi melonjak lebih tinggi. Analis Kpler memperkirakan pasar dapat kehilangan 120 juta barel jika pipa ditutup selama sebulan.

Situasi keamanan di Selat Hormuz juga tetap rentan. Kapal tanker lainnya dilaporkan diserang dan mengalami kebakaran. Pertemuan diplomatik antara Iran dan negara-negara Arab di Oman yang dijadwalkan juga ditunda untuk menjaga kesepakatan bersama. Di sisi lain, kelompok Houthi di Yaman semakin aktif menyerang fasilitas energi Arab Saudi, menyebabkan lebih dari 70 orang terluka dan menguasai Pulau Perim strategis di Selat Bab el-Mandeb.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait