20 Negara Pembeli Terbesar Minyak Amerika, Indonesia Urutan Berapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat mengekspor rata-rata 10,7 juta barel minyak per hari pada 2025, mencakup minyak mentah dan produk minyak bumi, ke berbagai negara di enam benua. Belanda menjadi tujuan ekspor terbesar dengan 1,147 juta barel per hari, diikuot oleh Meksiko (1,091 juta), Kanada (887 ribu), Korea Selatan (705 ribu), dan Jepang (677 ribu). Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan ekspor AS ke Belanda terdiri dari 862.000 barel minyak mentah dan 265.000 barel produk per hari.
Indonesia menempati peringkat ke-18 sebagai pembeli minyak AS dengan menerima sekitar 156.000 barel per hari. Posisi ini menempatkan Indonesia di antara 20 negara teratas yang membeli minyak dari AS, bersama negara-negara seperti China (651 ribu), India (606 ribu), Brasil (363 ribu), hingga Italia (132 ribu).
Laporan Visual Capitalist mengungkapkan bahwa ekspor minyak AS tersebar di enam benua, mencerminkan ketergantungan global terhadap pasokan energi dari AS. Distribusi ini juga menunjukkan dinamika perdagangan energi yang dipengaruhi oleh faktor geopolitik, permintaan regional, dan kapasitas produksi masing-masing negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 09.00
IMF Ungkap Bahaya Baru Harga Minyak: Kapal Lewat Selat Hormuz Tinggal 10%
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 20.09
Harga Minyak Dunia Membara, Pertamina Bicara Proyeksi Harga BBM Nonsubsidi
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 21.00
Daftar 10 Negara Eropa Pengimpor Minyak Terbesar
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 16.31
Harga Minyak Indonesia di Agustus Naik ke US$ 89,43 per Barel
Berita terkait
Presiden Trump Sebut AS Kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia
VOI · 10 September 2026 pukul 16.00
Venezuela Restui Perusahaan Dukungan AS Sedot 65 Miliar Barel Minyak Selama 100 Tahun
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 14.24
Venezuela: Kesepakatan Minyak dengan AS Berlaku Selama 25 Tahun
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 19.05
Trump Klaim Gandakan Cadangan Minyak AS melalui Kesepakatan dengan Venezuela
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 11.29