Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Minyak Dunia Melonjak, ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi

Harga minyak dunia yang bertahan di atas US$ 100 per barel mendorong pemerintah untuk memberi sinyal penyesuaian harga BBM non-subsidi. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjeng memastikan harga BBM bersubsidi seperti Biosolar (Rp 6.800/liter) dan Pertalite (Rp 10.000/liter) tidak akan dinaikkan hingga akhir tahun 2026. Namun, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex kemungkinan akan disesuaikan dengan pergerakan harga pasar global. Harga minyak jenis Brent ditutup di US$ 105,28 per barel, sementara WTI mencapai US$ 92,60 per barel. Penyesuaian harga non-subsidi akan dilakukan berdasarkan rata-rata pergerakan harian selama satu bulan. Pemerintah juga membantah keras rumor kenaikan harga Pertalite menjadi Rp 13.500 per liter yang beredar di media sosial, menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Menteri ESDM Bahlil Laharda mengingatkan bahwa kebijakan ini bertujuan mengurangi beban subsidi energi nasional tanpa mempengaruhi kelompok yang rentan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait