Minyak Dunia Melonjak, ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9360599/original/056813700_1790656781-1000457036.jpg)
Harga minyak dunia yang bertahan di atas US$ 100 per barel mendorong pemerintah untuk memberi sinyal penyesuaian harga BBM non-subsidi. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjeng memastikan harga BBM bersubsidi seperti Biosolar (Rp 6.800/liter) dan Pertalite (Rp 10.000/liter) tidak akan dinaikkan hingga akhir tahun 2026. Namun, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex kemungkinan akan disesuaikan dengan pergerakan harga pasar global. Harga minyak jenis Brent ditutup di US$ 105,28 per barel, sementara WTI mencapai US$ 92,60 per barel. Penyesuaian harga non-subsidi akan dilakukan berdasarkan rata-rata pergerakan harian selama satu bulan. Pemerintah juga membantah keras rumor kenaikan harga Pertalite menjadi Rp 13.500 per liter yang beredar di media sosial, menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Menteri ESDM Bahlil Laharda mengingatkan bahwa kebijakan ini bertujuan mengurangi beban subsidi energi nasional tanpa mempengaruhi kelompok yang rentan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.20
Minyak Melejit, Harga BBM Pertalite Tak Naik Sampai Akhir Tahun!
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 11.54
Siap-siap, Harga BBM Non Subsidi Bakal Kembali Disesuaikan
kumparan · 29 September 2026 pukul 11.17
Harga Minyak Dunia Tinggi, ESDM Genjot Eksplorasi di Dalam Negeri Mulai 2027
Detik.com · 29 September 2026 pukul 11.02
Pemerintah Wanti-wanti Harga Pertamax cs Bakal Naik!
Berita terkait
Heboh Harga Pertalite Naik Jadi Rp 13.500, ESDM: Hoaks
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 18.30
Bahlil Klaim Cadangan BBM Aman hingga 21 Hari, Harganya Juga Tak Naik sampai...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 07.55
Bahlil Ungkap Nasib BBM RI saat Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.03
Harga Minyak US$108/Barel, Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Gak Naik!
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.25