Harga Minyak Hampir Tembus US$ 100 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9290338/original/083924200_1783473452-Untitled.jpg)
Harga minyak naik hampar US$ 100 per barel pada Senin 8 September 2026 setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan di akhir pekan. Brent mencapai US$ 97,73 per barel (tertinggi 6 pekan), sementara WTI mencapai US$ 93,10 per barel. Konflik berskala besar yang berlangsung lebih dari enam bulan kembali memicu kekhawatiran stabilitas pasokan minyak di Timur Tengah. Serangan terbaru meliputi serangan AS terhadap tiga kapal tanker Iran dan serangan pada fasilitas Saudi Aramco di Jizan dengan kapasitas 400.000 barel/hari. Kenaikan harga ini juga menyebabkan bensin dan diesel di AS mencapai level tertinggi pada Hari Buruh 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 8 September 2026 pukul 09.45
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Lanjut Menguat
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.47
Harga Minyak Jadi Bahan Bakar Pergerakan Bursa Asia Pagi Ini
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 09.19
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Brent Tembus US$96 per Barel
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Menyala ke US$95,67 per Barel Hari Ini
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Turun ke US$89,45 saat Pasar Pantau Sikon Perang AS-Iran
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.20
Harga Minyak Melonjak Setelah AS-Iran Saling Serang
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 15.45
Harga Minyak Dunia Hari Ini Melompat Setelah Ketegangan Meningkat di Selat Hormuz
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 08.53