Harga Minyak Melonjak Setelah AS-Iran Saling Serang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540889/original/074569200_1774841000-6.jpg)
Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Asia Rabu, 29 Juli 2026, dengan kontrak berjangka Brent naik 3,42% menjadi US$86,97 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) naik 3,58% menjadi US$82,09 per barel. Kenaikan ini dipicu oleh memanasnya ketegangan di Timur Tengah setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran meluncurkan rudal balistik terhadap pasukan AS, sementara AS dan Arab Saudi menyerang lokasi yang didukung Iran di Irak.
Selain serangan tersebut, Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris melaporkan aktivitas mencurigakan di Laut Merah, dan serangan kelompok Houthi terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Sebelumnya, harga minyak sempat melemah pada 28 Juli setelah Iran melakukan pembicaraan dengan Arab Saudi dan Oman mengenai keamanan Selat Hormuz.
Analis memperingatkan risiko terhadap pasokan energi masih tinggi. Goldman Sachs memprediksi harga Brent dapat turun ke US$80 per barel jika Selat Hormuz dibuka kembali sepenuhnya, namun gangguan di Laut Merah dan serangan terhadap infrastruktur Saudi berpotensi mendorong kenaikan harga. Di sisi lain, AS menunda rencana serangan besar terhadap Iran di tengah kekhawatiran mengenai stok amunisi yang menipis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.20
Harga Minyak Turun ke US$89,45 saat Pasar Pantau Sikon Perang AS-Iran
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.23
Harga Minyak Dunia Mengalir ke US$89,03 Berkat Ketegangan Pasar Reda
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$105,91 Per Barel imbas Pasokan
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.19
Perang Timteng Makin Membara, AS-Iran Saling Serang Membabi-buta
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.00
Harga Minyak Makin Panas, Nyaris Sentuh USD97 per Barel dalam Enam Pekan
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.54
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Brent Tembus US$96 per Barel
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 09.19