Harga Minyak Turun ke US$89,45 saat Pasar Pantau Sikon Perang AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia terkoreksi pada perdagangan Kamis (30/7) setelah melonjak tajam sehari sebelumnya. Harga Brent turun 1,42% menjadi US$89,45 per barel, sedangkan WTI melemah 0,66% menjadi US$83,90 per barel. Penurunan terjadi meski konflik AS-Iran masih berlanjut, seiring masih mengalirnya kapal tanker keluar dari kawasan Timur Tengah melalui jalur alternatif.
Data menunjukkan 39 kapal komoditas melintasi Selat Bab el-Mandeb menuju Laut Merah pada 28 Juli, jumlah tertinggi sejak 19 Juli. Namun, hanya sedikit kapal yang melintasi Selat Hormuz. Analis Tony Sycamore menyatakan semakin lama konflik berlangsung, semakin banyak rute alternatif yang akan mengurangi pengaruh Iran atas Selat Hormuz. Iran sendiri menolak usulan Oman terkait pengelolaan bersama Selat Hormuz.
Ketegangan geopolitik makin meningkat dengan serangan gabungan AS dan Arab Saudi terhadap kelompok paramiliter yang didukung Iran di Irak pada Rabu (29/7). Ini pertama kalinya Arab Saudi secara terbuka bergabung dalam serangan udara AS sebagai balasan atas serangan drone terhadap fasilitas minyak Saudi. Operasi militer AS di Timur Tengah kembali aktif setelah Presiden Trump sempat membatalkan kampanye pengeboman akibat kekurangan amunisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 15.45
Harga Minyak Melonjak Setelah AS-Iran Saling Serang
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.30
Negara Teluk Uji Pengaruh China ke Iran, Sekuat Apa Xi Jinping?
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi
Berita terkait
Perang Timteng Makin Membara, AS-Iran Saling Serang Membabi-buta
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.00
Punya Rute Lain, Ekspor Minyak Negara Teluk Dekati Level sebelum Perang
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 22.58
Tekanan Timur Tengah Makin Panas, Harga Minyak Dunia Naik Lagi ke USD105 per Barel
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 11.18
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$105,91 Per Barel imbas Pasokan
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.19