Harga Minyak Makin Panas, Kini Tembus US$ 108 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia melonjak signifikan pada perdagangan Selasa (15/9), dengan Brent naik 2,9% menjadi US$ 108,75 dan WTI naik 4,4% menjadi US$ 105,83 per barel. Kenaikan ini dipicu oleh pembatalan sebagian ekspor minyak Arab Saudi ke Eropa akibat penutupan pipa Timur-Barat setelah serangan drone. Secara keseluruhan, harga minyak dunia telah meningkat lebih dari 20% dalam satu bulan terakhir akibat meningkatnya konflik di kawasan Teluk Persia.
Selain gangguan di Arab Saudi, harga minyak juga terdorong oleh aksi protes yang menghentikan operasi ladang minyak di Libya serta serangan milisi Houthi di Yaman. Ketidakstabilan keamanan di Selat Hormuz, yang ditandai dengan serangan terhadap dua kapal tanker, turut memperburuk situasi. Meski demikian, Menteri Energi AS Chris Wright memperkirakan gangguan pipa Arab Saudi hanya bersifat sementara dan akan segera normal kembali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 16 September 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Turun Tipis di Tengah Kenaikan Stok AS dan Gangguan Pasokan Arab Saudi
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.34
Pasokan Minyak Saudi Terancam Habis akibat Serangan Jalur Pipa Utama
Berita terkait
Drone Irak Serbu Pipa Arab Saudi, Harga Minyak Bisa Naik Tinggi
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 16.30
Ini Penyebab IHSG Anjlok 1,33 Persen ke Level 6.589,34
kumparan · 10 September 2026 pukul 18.47
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Lanjut Menguat
JawaPos · 8 September 2026 pukul 09.45
Impor Minyak Mentah Arab Saudi oleh AS Turun hingga Nol, Pertama Kali sejak 1985
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 19.27