Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Pasokan Minyak Saudi Terancam Habis akibat Serangan Jalur Pipa Utama

Arab Saudi terancam kehabisan stok minyak ekspor dalam lima hingga tujuh hari akibat serangan drone yang melumpuhkan East-West Pipeline (Petroline). Jalur pipa kritis sepanjang 750 mil ini mengalirkan empat juta barel minyak per hari ke pelabuhan Yanbu untuk menghindari Selat Hormuz. Jika tetap lumpuh, dunia berisiko kehilangan 4% pasokan minyak global dengan estimasi perbaikan memakan waktu lima hingga enam minggu.

Krisis ini memperburuk pasar minyak global yang sudah ketat, memicu lonjakan harga minyak Brent hingga US$105 per barel dan harga diesel di AS naik 63% menjadi US$6 per galon. Dampak ekonomi meluas hingga menyebabkan pelemahan IHSG dan Rupiah (Rp17.611 per dolar AS). IEA memproyeksikan pemulihan penuh pasokan minyak Timur Tengah baru akan terjadi pada tahun 2027.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait