Harga Minyak Melejit, Brent Naik 3,4% di Tengah Negosiasi AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
Harga minyak dunia naik 3,4% menjadi US$ 106 per barel untuk Brent pada Jumat, 25 September 2026, setelah milisi Houthi di Yaman menembak rudal ke Arab Saudi. Kenaikan September mencapai lebih dari 17% untuk Brent dan 10% untuk WTI. Negosiasi AS-Iran di New York membahas kesepakatan untuk mengakhiri kebuntuan di Teluk Persia, dengan rekomendasi Iran mengizinkan pelayaran di Selat Hormuz sebagai imbalan penghentian blokade AS. Militer AS mengawal tanker di Selat Hormuz meski tetap berbahaya. Presiden Trump dan Iran menyampaikan pidato menantang di hadapan PBB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 September 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Naik Usai Serangan Houthi Picu Kekhawatiran Pasokan
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.00
Breaking: Perang Iran Bisa Melebar ke Samudra Hindia
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Tembus US$107 usai Arab Saudi Diserang Houthi
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.14
Harga Minyak Tembus US$ 101 per Barel!
Detik.com · 10 September 2026 pukul 08.21
Harga Minyak Dunia Terus Melonjak akibat Ketegangan AS-Iran
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.22
Eskalasi Menegangnya Relasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Global
JawaPos · 7 September 2026 pukul 09.00