Harga Minyak Dunia Terus Melonjak akibat Ketegangan AS-Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia melonjak signifikan akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Minyak Brent naik 1,4% ke level 98,5 dolar AS per barel, sementara WTI naik 1,4% menjadi 94 dolar AS per barel. Kenaikan ini dipicu oleh kekhawatiran gangguan pasokan di Selat Hormuz menyusul serangan drone Iran terhadap aset militer AS di Irak serta serangan kelompok Houthi terhadap fasilitas energi Arab Saudi.
Situasi diperparah oleh rencana Iran menetapkan zona maritim terbatas di luar Selat Hormuz dan kegagalan nota kesepahaman perdamaian yang dimediasi Pakistan dan Qatar. Dampak ekonomi global mulai terasa dengan lonjakan biaya energi di AS hingga 100 miliar dolar AS. Di Indonesia, pemerintah mempertahankan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat, meskipun harga BBM nonsubsidi tetap mengikuti fluktuasi pasar dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 7 September 2026 pukul 09.00
Eskalasi Menegangnya Relasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Global
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 12.28
3 Cara Perang Iran Ubah Ekonomi Dunia, China Paling Untung Besar
Berita terkait
Ngegas Terus, Harga Minyak Tembus US$95 usai AS-Iran Saling Hantam
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.28
Kejomplangan Perang Ranjau antara AS-Iran di Selat Hormuz
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.42
Harga Minyak Dunia Menguat Usai AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.30
Tiga Dampak Permanen Perang AS-Iran terhadap Ekonomi Global
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.53