Harga Minyak Naik Usai Serangan Houthi Picu Kekhawatiran Pasokan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak Brent naik 3,4% ke USD 106,60 per barel pada Kamis (24/9) setelah serangan rudal Houthi ke Arab Saudi memicu kekhawatiran gangguan pasokan. Harga WTI naik 2,7% menjadi USD 94,61 per barel. Kemudian turun setelah muncul laporan AS-Iran membahas pembukaan kembali Selat Hormuz. Arab Saudi menyeka enam rudal Houthi yang menyenggol Taif dan Yanbu. Iran mengancam menutup bandara negara tetangga yang mematuhi larangan penerbangan AS. Negosiasi di New York membahas pelonggaran blokade Selat Hormuz sebagai jalan keluar konflik. Diesel mencapai rekor tertinggi akibat pasokan ketat dari Rusia dan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Melejit, Brent Naik 3,4% di Tengah Negosiasi AS-Iran
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 08.39
Harga Minyak Berangsur Turun, Pasar Pantau Peluang Gencatan Senjata AS-Iran
JawaPos · 25 September 2026 pukul 07.30
Harga Minyak Dunia Variatif Usai Serangan Rudal Houthi di Arab Saudi, Brent Tembus USD 106
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 06.22
AS Tingkatkan Aktivitas Militer di Dekat Iran, Kerahkan Pesawat Mata-mata hingga 12 Jet Tempur F-16
Berita terkait
Harga Minyak Turun Tipis ke US$95, Pasar Cermati Eskalasi AS-Iran
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.16
Harga Minyak Dunia Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Konflik AS-Iran
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 11.04
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Tipis di Tengah Eskalasi AS-Iran, Cek Pemicu dan Proyeksi OPEC+
JawaPos · 3 September 2026 pukul 09.00
AS-Iran Beda Klaim Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Meningkat
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.15