Minyak Mentah Turun Jari US$103 Per Barel di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah turun pada perdagangan Senin (21/9/2026), dengan kontrak Brent melemah 0,78% menjadi US$103,06 per barel dan WTI turun 0,89% ke US$99,41 per barel. Penurunan ini terjadi meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah kelompok Houthi melancarkan serangan ke beberapa sasaran di Arab Saudi, termasuk fasilitas Saudi Aramco di Yanbu dan infrastruktur pipa minyak East-West. Serangan tersebut memaksa Arab Saudi mengalihkan sebagian ekspor melalui Selat Hormuz, yang berhasil memulihkan volume ekspor ke sedikit di atas 4 juta barel per hari pada September, dibandingkan 2,4 juta barel per hari pada Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 21 September 2026 pukul 08.15
Harga Minyak Mentah Dunia Turun Lagi di Tengah Serangan Rudal Houthi ke Riyadh
Detik.com · 20 September 2026 pukul 16.31
AS Sebut Konflik Timur Tengah Berpotensi Meningkat Cepat
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 10.41
Imbas Perang, Arab Saudi Batalkan Pengiriman Minyak ke Kilang-kilang Eropa
Detik.com · 21 September 2026 pukul 05.59
Saat Trump Persingkat Akhir Pekan di Tengah Eskalasi Timur Tengah
Berita terkait
Rudal Houthi Guncang Riyadh, AS Waspada Eskalasi dan Trump Gelar Rapat Darurat
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.23
3 Alasan Negara-negara Arab Mulai Ketakutan dengan Permainan Ganda Iran dengan Proksinya
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 04.40
Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 06.00
Timur Tengah Memanas! Houthi Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.10