Mengapa Pipa Minyak East-West Arab Saudi Penting bagi Pasokan Dunia?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9348309/original/050317300_1789431797-AP26256645705597.jpg)
Serangan drone pada Kamis pekan lalu menyababkan Arab Saudi menghentikan sementara operasi pipa minyak East-West (Petroline), jaringan pipa strategis sepanjang 1.200 km yang mengangkut 4-5 juta barel minyak per hari dari ladang minyak timur ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Pipa ini memungkinkan Arab Saudi mengirim minyak tanpa melewati Selat Hormuz, jalur kritis yang sudah terganggu sejak konflik AS-Israel dengan Iran pada Februari. Kementerian Energi Arab Saudi menyebut penghentian ini sebagai langkah pencegahan setelah serangan menyebabkan kerusakan dan korban luka di Riyadh dan Madinah. Drone yang digunakan dilacak berasal dari Provinsi Maysan, Irak, dekat perbatasan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.40
Siaga Kiamat Minyak, Perang Arab Makin Ngeri-Saudi Tutup Pipa 1.200 Km
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.31
Pipa Minyak Arab Saudi Dibom, Begini Dampaknya Bagi Dunia
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.40
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam
Detik.com · 15 September 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Mendidih, Tembus US$ 106 per Barel
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 105 Usai Arab Saudi Tutup Jalur Pipa
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 07.40
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Brent Bertahan di Atas US$100
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.01
Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Bisa Lampaui USD120 dalam Waktu Dekat
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.54
Rahasia Jalur Gelap Selat Hormuz Terbongkar! Goldman Sachs Klaim Aliran Minyak Mentah Pulih
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 23.31