Harga Minyak Mentah Menguat Usai Ekspor Teluk Persia Kembali Pulih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah naik pada awal Oktober setelah stabilisasi pasar akibat peningkatan ekspor Teluk Persia. Brent mencapai USD 100,57/barel, WTI USD 89,57/barel. Produsen seperti Kuwait dan Irak meningkatkan ekspor melalui Selat Hormuz, sekaligus Saudi Aramco memotong harga Arab Light untuk pembeli Asia. Konflik di Yaman dan ancaman serangan Iran masih menjadi faktor risiko. Pemerintah AS akan merilis prospek energi jangka pendek yang dapat mempengaruhi pasar bahan bakar.
Bagikan
Berita terkait
IHSG Ambruk 1,1%, Turun ke Level 6.084
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 09.23
BI Beber Biang Kerok Rupiah Melemah Dekati Rp18 Ribu per Dolar AS
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.31
Produksi Minyak AS Pecah Rekor, Mengapa Harga BBM Tetap Mahal?
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.55
Krisis Pasokan Minyak Mengancam Eropa, Saudi Batalkan Pengiriman Akibat Pipa Utama Lumpuh
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 15.09