IHSG Ambruk 1,1%, Turun ke Level 6.084
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,1% atau 69 poin menjadi level 6.084 pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026). Penurunan dipicu oleh tekanan eksternal seperti harga minyak mentah tinggi, lemahnya nilai tukar Rupiah, dan kejenuhan pasar global. Aktivitas transaksi awal mencatat 11,48 juta lot dengan nilai Rp237,63 miliar. Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji area support 6.000-6.100 setelah gagal bertahan di atas 6.200. Data ekonomi AS seperti PCE dan nonfarm payrolls September akan menjadi fokus pasar bulan depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.34
Breaking! IHSG Anjlok 2%
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.28
Pagi-Pagi IHSG Dibuka Anjlok 1%, Rupiah Nyaris Rp 18.000/US$
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.44
IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya
kumparan · 28 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,52%, Rupiah Anjlok ke Level Rp 17.986 per USD
Berita terkait
IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.34
Breaking News! Tiba-Tiba IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.37
IHSG Ditutup Terkoreksi 0,12% ke Level 6.678
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.37
IHSG Terancam Jebol 6.000, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Biang Tekanan
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.02