Harga Minyak Naik 2% Usai Iran-AS Saling Serang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
Harga minyak dunia naik sekitar 2% pada perdagangan Selasa, 8 September 2026, setelah Iran melaporkan pelaksanaan gelombang serangan kedua terhadap kapal Angkatan Laut AS. Harga minyak Brent mencapai US$ 99,05 per barel, sementara WTI naik 2,8% menjadi US$ 94,04 per barel. Konflik militer antara AS dan Iran telah memicu kenaikan harga minyak lebih dari 8% sejak awal September, dengan serangan kapal tanker dan rudal balistik saling bertukar. Sementara itu, milisi Houthi di Yaman juga menyerang fasilitas energi di Arab Saudi, menyebabkan kebakaran dan penghentian operasional sementara, dengan lebih dari 70 warga sipil terluka. Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan haknya untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional. Serangan ini menandai eskalasi konflik di wilayah Teluk yang berpotensi mempengaruhi pasokan energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 9 September 2026 pukul 08.18
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak pada Rabu 9 September 2026
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.00
Harga Minyak Naik Tajam setelah Fasilitas Saudi Aramco Diserang Houthi
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$89 Usai AS Serang Pulau Larak Iran
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.15
OPEC+ Menahan Produksi Minyak Oktober 2026
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 08.18
Harga Minyak Dunia Menyala ke US$95,67 per Barel Hari Ini
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Turun Tipis ke US$95, Pasar Cermati Eskalasi AS-Iran
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.16