Harga Minyak Tembus US$ 104/Barel Usai Houthi Serang Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia naik pada Senin (21/9/2026) setelah kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke Riyadh, Arab Saudi pada Sabtu. Harga minyak Brent mencapai US$ 104,68 per barel, naik 0,78%, sementara WTI US$ 101,06, naik 0,76%. Serangan menjadi upaya pertama Houthi menargetkan ibu kota Riyadh sejak eskalasi perang Iran. Arab Saudi mencatat rudal berhasil dicegat, tidak ada korban jiwa. Serangan juga menyasar Yanbu, Taif, Baysh, dan Farasan, semuanya gagal. Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Yanbu hingga menyebabkan kebakaran besar, namun belum ada bukti atau konfirmasi dari Aramco.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 10.29
Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,06 usai Ekspor Arab Saudi Pulih
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 10.29
Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,06 Berkat Ekspor Arab Saudi Pulih
JawaPos · 21 September 2026 pukul 08.15
Harga Minyak Mentah Dunia Turun Lagi di Tengah Serangan Rudal Houthi ke Riyadh
kumparan · 21 September 2026 pukul 07.56
Harga Minyak Stabil, Investor Pantau Risiko Pasokan di Timur Tengah
Berita terkait
Harga Minyak Hari Ini Melambung Tersengat Rencana Iran Soal Selat Hormuz
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.34
Timur Tengah Memanas, AS Minta Warganya Segera Angkat Kaki dari Iran
Detik.com · 21 September 2026 pukul 08.43
Perang Makin Panas! Drone Houthi Bombardir 'Jantung' Vital Arab Saudi
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 06.10
AS Peringatkan Warganya Waspada Bepergian ke Timur Tengah
Detik.com · 20 September 2026 pukul 14.11