Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Motor Listrik Sudah Setara Motor Bensin, Cicilan Masih Jadi Kendala

Harga sepeda motor listrik kini mencapai Rp20 juta hingga Rp25 juta, sejalan dengan banyak motor bensin. Namun, pola pembelian belum menyusul karena kendala pembiayaan. Menurut Triharsa Adicahya, CEO Mimo Mobility, konsumen Indonesia mampu membeli motor listrik seharga tersebut, tetapi yang dibutuhkan adalah skema pembiayaan yang sesuai dengan kebiasaan konsumen, bukan lagi subsidi harga. Beberapa lembaga keuangan seperti BRI dan Mandiri Utama Finance sudah menawarkan program pembiayaan motor listrik dengan bunga rendah hingga 1 persen per bulan dan DP mulai dari 0 persen. Namun, pembiayaan motor listrik masih terbatas pada sejumlah perusahaan multifinance dan belum sepenuhnya menyamai ekosistem pembiayaan motor bensin yang sudah mapan.

Laporan RMI menunjukkan pembiayaan kendaraan listrik tumbuh 34,7 persen secara tahunan hingga Rp24,60 triliun pada Juni 2026. Tantangan utama termasuk risiko terkait teknologi, nilai jual kembali kendaraan, dan ketidakpastian kebijakan. Pasar sepeda motor Indonesia sangat bergantung pada pembelian kredit, sehingga akses pembiayaan yang mudah dan fleksibel menjadi kunci agar motor listrik benar-benar terjangkau bagi konsumen. Tanpa pembiayaan yang kompetitif, harga motor listrik yang sudah setara dengan bensin tidak akan berdampak signifikan pada peningkatan penjualan.

Industri diharapkan tidak lagi bergantung pada subsidi pembelian, melainkan membangun sistem pembiayaan yang memungkinkan konsumen membeli motor listrik dengan cicilan yang dikenal. Motor listrik juga perlu dipertimbankan dalam perhitungan biaya yang realistis, terutama karena banyak pengguna menggunakan motor untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan. Pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan akan menjadi faktor penentu agar motor listrik dapat beralih dari pasar khusus ke pasar massal di Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait