Harga Solar di AS Sentuh Rekor Imbas Perang di Iran dan Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569343/original/077887400_1777438850-5.jpg)
Harga solar di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi sejarah sebesar US$ 6,0556 per galon pada September 2026, dengan harga di California menyentuh US$ 7,9827. Kenaikan ini dipicu oleh gangguan pasokan global akibat perang di Ukraina dan Iran, yang menyebabkan harga minyak mentah AS melampaui US$ 100 per barel. Konflik tersebut menghentikan operasi kilang dengan kapasitas 5 juta barel per hari dan mengurangi pasokan solar dunia sekitar 8%.
Lonjakan biaya bahan bakar ini berdampak signifikan pada sektor transportasi, pertanian, dan energi, di mana pengemudi truk dan petani membayar 63% lebih mahal dibanding tahun lalu. Karena solar merupakan penggerak utama distribusi barang dan produksi pangan, kenaikan harga ini diperkirakan akan dibebankan kepada konsumen melalui peningkatan harga pangan dan barang konsumsi. Saat ini, warga AS menghabiskan tambahan US$ 700 juta per hari untuk bensin dan solar.
Bagikan
Berita terkait
Rakyat AS Merana Trump Suka Perang, Harga Solar Mahal Banget
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.30
Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 15.00
Bitcoin-Ethereum Menguat dalam Sepekan, Investor Cermati Suku Bunga The Fed
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.59
Dampak Perangi Iran, Harga Diesel AS Diproyeksikan Naik hingga 2027
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.50