Harga Tembaga Tembus Level Tertinggi Sepanjang Masa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3560845/original/004881700_1630676729-ilustrasi_tembaganatalia-y-bMybTSV7RFY-unsplash.jpg)
Harga tembaga mencapai level tertinggi sepanjang masa pada September 2026, ditinggikan oleh ketidakpastian tarif perdagangan, pengetatan pasokan global, dan permintaan tinggi dari sektor AI serta kendaraan listrik. Kontrak berjanggu di New York menutup pada US$6,89 per pon, sementara di London pencatatan rekor baru. Selama 12 bulan terakhir, harga tembaga naik 40%, melampaai emas, perak, bitcoin, dan S&P 500. Permintaan kuat dari manufaktur kendaraan listrik dan infrastruktur pusat data AI mendukung lonjakan harga. Namun, produksi tambang global turun 1,1% pada Q1 2026, dipicu cuaca buruk dan kualitas tambang menurun, terutama di Chile yang menurunkan produksi 6,6%. Meskipun pasokan tembaga olahan masih surplus, kekhawatiran kelangkaan tambang serta kemungkinan tarif 15% dari administrasi Trump memicu aksi beli massal oleh pelaku pasar.
Bagikan
Berita terkait
Jensen Huang Ungkap Alasan Nvidia Bakal Tumbuh 70 Persen Tahun Depan
kumparan · 11 September 2026 pukul 17.00
Asuransi Astra Bidik 80% Klaim Diproses AI, Fraud Jadi Sasaran Utama
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.30
AI Bawa Bahaya Besar, Banyak yang Masih Belum Sadar
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.15
Anthropic Tindak Tegas Ilmuwan yang Gunakan Claude untuk Riset Senjata Biologis
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 15.06