Hasil Investasi Asuransi Jiwa Anjlok, Semester I-2026 Berbalik Negatif Rp2,47 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hasil investasi industri asuransi jiwa di Indonesia berbalik negatif Rp2,47 triliun pada semester I-2026, dibandingkan mencatatkan keuntungan Rp16,19 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meylindawati Tjoa, Ketua Bidang Keuangan, Permodalan, Investasi, dan Pajak AAJI, menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh volatilitas pasar keuangan yang menekan kinerja investasi dalam jangka pendek. Namun, ia menekankan bahwa industri asuransi jiwa mengelola dana dengan orientasi jangka panjang, sehingga hasil satu periode tidak mencerminkan seluruh siklus investasi.
Meski hasil investasi tertekan, total nilai investasi industri asuransi jiwa mencapai Rp564,42 triliun, tumbuh 2,4% secara tahunan. Surat Berharga Negara (SBN) menjadi instrumen dengan porsi terbesar, yakni Rp251,64 triliun atau 44% dari total investasi. Sementara itu, saham menyumbang 18%, reksa dana 12%, dan sukuk korporasi sekitar 10%. Industri juga melakukan diversifikasi melalui deposito, tanah dan bangunan, serta penyertaan langsung.
Dari sisi aset, industri asuransi jiwa mencatatkan total aset sebesar Rp645,08 triliun pada semester I-2026, tumbuh 2,3% secara tahunan. Meylindawati menyatakan bahwa kekuatan aset menjadi fondasi bagi industri untuk menjalankan kewajiban terhadap pemegang polis. Strategi investasi diarahkan untuk selaras dengan kebutuhan liabilitas perusahaan, bukan hanya mengejar keuntungan jangka pendek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 17.03
AAJI catat pertumbuhan positif industri asuransi semester I 2026
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.00
Ken Griffin, Maestro Pasar Keuangan AS Total Kekayaan Rp943 T
Berita terkait
Premi Asuransi Jiwa Syariah Anjlok 20,2%, AAJI Ungkap Penyebabnya
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 11.55
Premi Asuransi Jiwa Tembus Rp94,75 Triliun di Semester I-2026, Tumbuh 8,2%
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 19.30
Bitcoin Naik 24,3% dalam Sepekan, Investor Cermati Regulasi Kripto AS
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 20.00
AAJI Dorong Generasi Muda Bangun Aset & Siapkan Masa Depan Finansial Sejak Dini
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 14.05