Hilirisasi Nasional Bakal Garap Kabel Bawah Laut, Jadi Persiapan Ekspor Listrik Singapura?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program hilirisasi nasional menyelesaikan studi kelayakan pengembangan industri kabel bawah laut sebagai salah satu proyek 13 proyek baru. Kabel bawah laut dipilih karena produksi domestik terbatas namun kebutuhan besar untuk infrastruktur listrik. Tujuannya memenuhi kebutuhan dalam negeri dulu, ekspor ke Singapura baru dipertimbangkan. Namun, MoU Indonesia-Singapura menyebut kabel HVDC untuk ekspor listrik hijau. Kementerian ESDM menolak proyek khusus untuk ekspor, sebut pembangkit di Kepulauan Riau ke Singapura. MoU ekspor-impor listrik 3,4 GW hingga 2035.
Bagikan
Berita terkait
Data Center Rusak Bumi-Bikin Warga Sengsara, Singapura Punya Solusinya
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.20
3.000 Warga Tetangga RI Dapat "MBG", Ini Programnya
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.40
DPR: Malaysia-Singapura Buka Sawit di RI, Harusnya Ikut Cegah Karhutla
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.34
13 Proyek Hilirisasi Baru Rampung Dikaji, Kabel Bawah Laut Jadi Salah Satu yang Dibidik
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.27