Hilirisasi Nasional Bakal Garap Kabel Bawah Laut, Jadi Persiapan Ekspor Listrik Singapura?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program hilirisasi nasional menyelesaikan studi kelayakan pengembangan industri kabel bawah laut sebagai salah satu proyek 13 proyek baru. Kabel bawah laut dipilih karena produksi domestik terbatas namun kebutuhan besar untuk infrastruktur listrik. Tujuannya memenuhi kebutuhan dalam negeri dulu, ekspor ke Singapura baru dipertimbangkan. Namun, MoU Indonesia-Singapura menyebut kabel HVDC untuk ekspor listrik hijau. Kementerian ESDM menolak proyek khusus untuk ekspor, sebut pembangkit di Kepulauan Riau ke Singapura. MoU ekspor-impor listrik 3,4 GW hingga 2035.
Bagikan
Berita terkait
Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jelas, Pabrik Panel Surya Pertamina Bingung Cari Pasar
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 18.10
Infrastruktur Listrik Sukabumi Selatan Diperkuat, Buka Peluang Investasi dan Pusat Ekonomi Baru
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 21.59
Bikin Foto Buaya Pakai Gemini, Pria Ini Terancam Penjara 10 Tahun
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 15.00
Singapura Kerahkan Robot AI untuk Menjaga Keamanan Publik
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 18.27