Hormuz Memanas, RI Tak Ikuti Harga Minyak Dunia Mentah-mentah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan ketegangan geopolitik antara AS dan Iran di Selat Hormuz dapat mengganggu pasokan minyak dunia, sehingga harga komoditas meningkat. Jika hal ini terjadi, harga BBM di dalam negeri juga akan naik secara alami. Namun, pemerintah Indonesia tidak mengikuti pergerakan harga minyak dunia untuk BBM subsidi, sehingga harga BBM subsidi tidak ditentukan oleh pasar internasional. Sebaliknya, harga BBM nonsubsidi mengikuti harga pasar karena dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan tinggi. Pemerintah menekankan strategi kelola kebutuhan energi dalam negeri dengan menjaga beberapa jenis energi dengan harga yang tepat, bukan hanya mengikuti harga internasional. Suahasil menegaskan pentingnya APBN yang kredibel untuk menghadapi dampak geopolitik terhadap perekonomian dalam negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.23
Suahasil: Kalau Minyak Dunia Naik, Harga BBM di RI Juga Meningkat
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.29
Minyak Mentah Tembus USD 100/Barel, Airlangga Jamin Masuk Perkiraan APBN
Berita terkait
Sejalan dengan Pemerintah, Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 15.12
Minyak Dunia Tembus US$100, BBM Subsidi Tak Naik: Pemerintah Rela Tambah Beban Subsidi
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.48
Rupiah Melemah 0,42%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 17.04
Tak Ada Mobil Pribadi, Organda Usul Ini yang Berhak Isi BBM Subsidi
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 08.55