Ibarat Simalakama, Pengamat Sebut Prabowo Harus Tinggalkan Trah Jokowi Jika Ingin Rangkul PDIP di 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat M. Jamiluddin Ritonga menilai kemungkinan Gerindra menggandeng PDIP pada Pilpres 2029 tidak mudah. Prabowo harus meninggalkan hubungan dengan Jokowi, Gibran, dan PSI. PDIP menilai Gibran sebagai "anak haram konstitusi" dan hubungan Jokowi sulit dikembalikan. Jika Prabowo tetap berafiliasi dengan Gibran atau menerima dukungan PSI, PDIP akan menolak kerja sama. Prabowo harus memilih antara setia bersama trah Jokowi atau beralih merangkul Megawati dan kekuatan PDIP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 11.33
Gerindra soal Keakraban Prabowo-Pramono: Tak Bisa Ditafsirkan Pertemuan Politik
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12
PDIP Buka Suara soal Peluang Koalisi dengan Gerindra di Pilpres 2029
Detik.com · 18 September 2026 pukul 12.54
Gerindra Respons Sikap PDIP dan NasDem Jika Prabowo Reshuffle Kabinet
kumparan · 18 September 2026 pukul 11.08
PDIP soal Keakraban Prabowo-Pramono: Pilpres Masih Jauh, Kita Kerja Dulu
Berita terkait
Kemesraan Prabowo-Jokowi Dinilai Mendorong PDIP Konsolidasi Membangun Poros Alternatif
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 12.15
Pujian Pak Prabowo ke Pak Pramono, Sinyal Kawin Silang Pilpres? Gerindra: Kami Buka Peluang
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 02.20
PDIP Bersedia Usung Kadernya Jadi Cawapres Prabowo, Asal...
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.00
Pramono Anung Disebut 'Kader Sholeh' PDIP, Ini Prediksi Arah Koalisi Prabowo di 2029
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 10.00