IEU CEPA Diteken Oktober, Tarif Ekspor Indonesia Jadi 0%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329816/original/073134000_1787297132-publikasi_1787294927_6a87f4cf8ac1b.jpeg)
Pemerintah Indonesia menargetkan penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) pada Oktober 2026 untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi dengan Uni Eropa. Perjanjian ini akan menghapus atau menurunkan tarif bea masuk, dengan 90,4% pos tarif langsung menjadi 0% dan 8,37% sisanya turun secara bertahap. IEU CEPA diharapkan membuka akses pasar Eropa untuk ekspor Indonesia seperti sawit, kopi, furnitur, dan produk pertanian, sekaligus meningkatkan investasi Eropa di sektor manufaktur, energi terbarukan, kendaraan listrik, dan ekonomi digital. Proses dokumentasi sedang diselesaikan, dengan rencana ratifikasi melalui Perpres di Indonesia dan persetujuan Parlemen Uni Eropa. IEU CEPA penting karena Generalised Scheme of Preferences (GSP) Indonesia berakhir pada akhir 2026. Duta Besar Uni Eropa, Denis Chaibi, menyatakan dukungan dan mengantisipasi kunjungan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic ke Indonesia pada akhir Oktober atau awal November 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.38
Ratifikasi IEU CEPA Membuka Peluang Bisnis-Investasi Lebih Besar di RI
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.06
Bukan Cuma Pariwisata, Ini Sektor RI yang Dibidik Investor Uni Eropa
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.10
Rating Agency China Puji Iklim Investasi RI, Sugiono: Ini Kepercayaan Besar
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.40
RI Dorong Ratifikasi IEU CEPA, Perbesar Peluang Ekspor ke Eropa
Berita terkait
IEU-CEPA Jalan Tahun Depan, RI Incar 94% Pos Tarif Dinolkan!
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.20
Airlangga Ungkap Anomali Perdagangan RI-AS, Naik 18% Usai Tarif Baru
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.10
Harga Naik Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan Saham TRUK
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.50
RI & UEA Bahas Rencana Genjot Perdagangan
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 13.30